Selasa, 15 September 2015

TIDAK TAHU MUSIK DAN LAGU






Jika anda akhirnya menyadari; bahwa penyiar anda sebenarnya tidak tahu musik dan lagu; tidak pula senang melakukan "update ilmu" untuk pengetahuan tersebut, tetapi anda (mungkin) masih tetap ingin mempertahankannya..!?

Maka serius saya sarankan, hendaknya anda tidak lagi melibatkan karyawan itu untuk urusan program—produksi—serta siaran..!!

Penyiar yang tidak tahu musik dan lagu; tidak pula senang melakukan "update ilmu" untuk pengetahuan tersebut, sama saja ibarat seseorang yang mengaku sebagai "master chef", padahal ia tidak tahu jenis bumbu, tidak (pula) tahu manfaat dan kegunaannya..!?

Lebih konkret-nya lagi, maka penyiar yang (kebanyakan) di anggap tahu musik dan lagu itu, BUKAN-lah ‘mentang-mentang’ si penyiar tahu lagu-lagu yang sedang hits, padahal lagu-lagu itu, sebenarnya tak lebih dari sekadar jeda atau perintang waktu sebelum menyampaikan siaran kata..!? Oh no, jangan sesederhana itu donk...!! Sebab, bisa jadi pendengar diluar sana malah lebih tahu a—to—z musik dan lagu..!? Memalukan donk, jika seumpama murid lebih pintar dan lebih banyak pengetahuan dibandingkan gurunya..!?

Maka sudah semestinya penyiar yang mengaku profesional lagi berpengalaman, juga harus banyak tahu dan paham;

• Sejarah musik dan lagu (lokal dan internasional).
• Jenis irama musik dan lagu (berikut pecahan/cabang-cabangnya).
• Pengarang musik dan lagu (lokal dan internasional).
• Komposer musik dan lagu (lokal dan internasional).
• Biografi musisi dan penyanyi (lokal dan internasional).
• Jenis alat-alat musik (umum dan bila perlu tradisional).
• Dan lain sebagainya.

Mungkin akan terdapat sanggahan yang menyebutkan; “Susah donk jadi penyiar..!?”

Maaf kawan, itulah salah satu kriteria dari penyiar profesinal lagi berpengalaman yang sebenarnya. Jika station radio yang benar-benar eksis di Jakarta berjumlah 60 Nama, lalu masing-masingnya mengelola 10 orang penyiar (paling banyak), maka ketahuilah bahwa profesi penyiar di Jakarta hanya di huni oleh 600 orang saja...

Jika ingin profesi yang (mungkin) lebih mudah bagi anda, bagaimana jika anda memilih profesi umum lainnya, misalkan; pramuniaga, sales, marketing, officer, pedagang, dan lain sebagainya. Saya yakin, profesi-profesi ini bisa jadi lebih mudah dibandingkan dengan profesi penyiar..!! Buktinya, anda tentu percaya bahwa jumlah pekerja untuk masing-masing profesi tersebut, di Jakarta, sangat mungkin berjumlah puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang...



L♥ve and Respect;
Buya Dive The Radioman
Whatsapp : 082122770121 – BB Pin 7D905AF0

Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook  
Halaman Buya Dive The Radioman 
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia  
Instagram @buyadive  

0 komentar:

Posting Komentar