TEKNIK OLAH SUARA (2)
BASIC PENYIAR PROFESIONAL
Bagian 18 : Teknik Olah Suara (2)
Wahai “orang radio” di Indonesia...
Berikut adalah cara melatih pernapasan diafragma:
Ucapkanlah rangkaian huruf berikut ini dengan datar dan napas yang panjang serta ikutilah instruksi yang diberikan.
1. M—A—I—N
2. M—I—N
3. M—U—N
4. M—E—I—N
5. M—O—U—N
Tarik napas (lewat hidung), keluarkan secara perlahan lewat mulut.
Tarik napas, tahan sejenak, lalu keluarkan secara perlahan.
Ambil napas, keluarkan dengan cara berdesis: “sss… sss…s ss…” kaya ngempesin ban!
Ambil napas, keluarkan dengan cara berdesis: “sss… sss…s ss…”, kali ini secara terputus-putus, kaya mompa ban sepeda pake pompaan "jadul".
Aktifkan diafragma dengan tertawa lepas: ha ha ha ha…. , hi hi hi hi…., he he he he…., hu hu hu hu….., ho - ho - ho - ho –ho…
Ambil napas, keluarkan sambil menyuarakan vokal A-I-U-E-O.
Melatih otot rongga suara: NIN NEN NO HO HO HO HO.... NIN NEN NU HU HU HU HU. NIN NEN NE HE HE HE HE. NIN NEN NI HI HI HI HI HI. (Tempo: dari lambat naik cepat)
Melatih kekuatan suara: "DO RE MI FA SO LA SI DO RE MI FA SO LA... " (nada rendah terus meninggi).
Melatih Artikulasi – kejelasan pengucapan huruf dan kata, misalnya mengucapkan “Kepala digaruk kelapa diparut” dengan cepat minimal 10 kali, ditambah dengan mengucapkan kalimat di bawah ini dalam satu tarikan napas!
Kuku-kuku kaki-kaki kakak-kakak kakekku kaku-kaku kena paku-paku. Aku terpaku terkikik-kikik, kakak-kakakku terkekeh-kekeh. Aku terkikik-kikik bersama kakek-kakakku, saat lihat kakakku si wajah kaku meringkik dan merangkak hingga kuku-kukunya tersangkut paku-paku di sekitar palu.
Caca dan Cici coba cicipi cuka, lalu cepat-cepat cuci celana dan celemek. Ibu tak cocok cara cucinya Caca dan Cici, sebab ceroboh, celemotan, dan ciprat-ciprat. Caca dan Cici capek, coba-coba cuci mata dan cari angin..cuma kue cucur, cumi-cumi, dan cherry dicomot copet!
Rasaku bertanya rindukah dirimu pada diriku, karena dirimu telah menghancurkanku, remuk redam rasanya bagai dirajam ribuan duri-duri karena beribu-ribu hari memikirkanmu duhai permata hatiku.
Ngomong-ngomong aku nggak mengerti mengapa anjing itu sering menggonggong hingga kucing mengeong-ngeong, tetangga merongrong, dan engkau nggak menolong.
Akhirnya sampai di rumah, capai sekali, kubuka tirai dan langsung duduk santai di lantai. Terdengar sorak-sorai dari kedai dekat rumah yang menjual gulai, cabai dan bawang bombai, ternyata ada tupai yang lihai melompat-lompat minta dibelai. Berandai-andai tidak ada badai nanti malam sehingga bisa tidur dengan damai. Semogai saja nggak lebay!
Bersambung...
L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook
Halaman Buya Dive The Radioman
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia
Instagram @buyadive

0 komentar:
Posting Komentar