ADA APA DENGAN JK
Bismillaahirrohmaanirrohiim...
Terus terang saya teramat PRIHATIN mendapati beragam "statement" pak JK semakin kemari, dimana beliau begitu tendensius terhadap Islam, dan atau anti kepada sesuatu yang berkaitan dengan tempat al-Islam diturunkan..!?
Mengapa ia repot bahkan seperti "kebakaran kumis" kepada Islam dan syari'at-Nya, sedangkan terhadap perkara-perkara diluar Islam seolah beliau tidak memahaminya..!?
MENGAPA JK TIDAK REPOT JUGA MENGOMENTARI ORANG-ORANG INDONESIA yang...
# Kebarat-baratan
# Kekomunis-komunisan
# Keyahudi-yahudian
# Kesyiah-syiahan
# Keliberal-liberalan
# Kecina-cinaan
# Kekorea-koreaan
# Kebanci-bancian
# Kehomo-homoan
# Kejunkies-junkiesan
# Kebugil-bugilan
# dan lain sebagainya..!!
Wahai diri yang pasti akan mati, dan pasti harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatan baik atau buruk, halal atau haram, bahkan taat atau ingkar..!!
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggungjawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu/pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Maka kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan jawab) dari hal-hal yang dipimpinnya." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim),
"Tiada seorang yang diamanati oleh Allah memimpin rakyat, kemudian hingga ia mati ia masih menipu rakyatnya, melainkan pasti Allah mengharamkan baginya surga." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Selanjutnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (juga) bersabda; "Dahulu bani israil selalu dipimpin oleh nabi, tiap mati seorang nabi seorang nabi digantikan oleh nabi lainnya, dan sesudah aku ini tidak ada nabi, dan akan terangkat sepeninggalku beberapa khalifah. Bahkan akan bertambah banyak." Sahabat bertanya; "Ya Rasulullah apakah pesanmu kepada kami..!?" Jawab Nabi; "Tepatilah baiatmu (kontrak politik) pada yang pertama (rakyat), dan berikan kepada mereka haknya. Selanjutnya mohonlah kepada Allah bagimu, maka Allah akan menanya mereka dari hal apa yang diamanatkan dalam memelihara hambanya." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Mahabenar Allah yang telah menetapkan firman-Nya; "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang di luar kalanganmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." (Qs. Ali Imran {3}:118).
Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam.
L♥ve and Respect;
Buya Dive The Radioman
Whatsapp : 082122770121 – BB Pin 7D905AF0
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook
Halaman Buya Dive The Radioman
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia
Instagram @buyadive
Terus terang saya teramat PRIHATIN mendapati beragam "statement" pak JK semakin kemari, dimana beliau begitu tendensius terhadap Islam, dan atau anti kepada sesuatu yang berkaitan dengan tempat al-Islam diturunkan..!?
Mengapa ia repot bahkan seperti "kebakaran kumis" kepada Islam dan syari'at-Nya, sedangkan terhadap perkara-perkara diluar Islam seolah beliau tidak memahaminya..!?
MENGAPA JK TIDAK REPOT JUGA MENGOMENTARI ORANG-ORANG INDONESIA yang...
# Kebarat-baratan
# Kekomunis-komunisan
# Keyahudi-yahudian
# Kesyiah-syiahan
# Keliberal-liberalan
# Kecina-cinaan
# Kekorea-koreaan
# Kebanci-bancian
# Kehomo-homoan
# Kejunkies-junkiesan
# Kebugil-bugilan
# dan lain sebagainya..!!
Wahai diri yang pasti akan mati, dan pasti harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatan baik atau buruk, halal atau haram, bahkan taat atau ingkar..!!
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; "Setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggungjawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu/pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Maka kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan jawab) dari hal-hal yang dipimpinnya." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim),
"Tiada seorang yang diamanati oleh Allah memimpin rakyat, kemudian hingga ia mati ia masih menipu rakyatnya, melainkan pasti Allah mengharamkan baginya surga." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Selanjutnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (juga) bersabda; "Dahulu bani israil selalu dipimpin oleh nabi, tiap mati seorang nabi seorang nabi digantikan oleh nabi lainnya, dan sesudah aku ini tidak ada nabi, dan akan terangkat sepeninggalku beberapa khalifah. Bahkan akan bertambah banyak." Sahabat bertanya; "Ya Rasulullah apakah pesanmu kepada kami..!?" Jawab Nabi; "Tepatilah baiatmu (kontrak politik) pada yang pertama (rakyat), dan berikan kepada mereka haknya. Selanjutnya mohonlah kepada Allah bagimu, maka Allah akan menanya mereka dari hal apa yang diamanatkan dalam memelihara hambanya." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Mahabenar Allah yang telah menetapkan firman-Nya; "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang di luar kalanganmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." (Qs. Ali Imran {3}:118).
Wallahu tabaroka wa ta'ala a'lam.
L♥ve and Respect;
Buya Dive The Radioman
Whatsapp : 082122770121 – BB Pin 7D905AF0
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook
Halaman Buya Dive The Radioman
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia
Instagram @buyadive

0 komentar:
Posting Komentar