Minggu, 09 Agustus 2015

CUSTOMER IS KING, O YEAH







Ketika anda bawa mobil dan memasuki suatu gedung, perhatikanlah tempat parkir yang tersedia di gedung tersebut. Umumnya, lokasi-lokasi yang paling bagus—misalnya di lantai dasar atau di sekitar pintu masuk utama—terdapat cat atau sablon yang bertuliskan “Parkir Direktur”, “Reserved” atau sejenisnya. Lantas tamu atau pelanggannya bagaimana..!? Ya terserah..!! Silakan cari sendiri...

Perihal ini terjadi bukan hanya pada gedung-gedung perkantoran umum saja, tetapi juga di rumah sakit. Saya pernah mengunjungi sebuah rumah sakit, dimana halaman parkir “strategis” yang dekat dengan pintu masuk, ada sablon “Parkir Direktur”. Sekali lagi, pengunjung atau pelanggan bagaimana..!? Silakan cari di tempat lain, mudah-mudahan bisa dapat parkir...


Sungguh ironis, di lain sisi, coba tanya kepada para direktur itu; “Apa visi atau misi perusahaan anda..!?” Jawaban mereka sangat hebat lagi mantap; Pelanggan adalah nomor satu, atau nasabah adalah prioritas utama kami, serta kalimat-kalimat spektakuler lain yang begitu menjanjikan..!?”

Tanya Kenapa : Jika pelanggan adalah nomor satu atau nasabah adalah prioritas utama kami, katanya, lantas mengapa lahan parkir yang strategis tidak diberikan kepada pelanggan atau nasabah tersebut..!? “Oh direksi butuh cepat”, mungkin begitu jawabnya. Lho, memangnya pelanggan tidak butuh cepat ya..!?

Sekarang mari kita bandingkan dengan suatu peristiwa di tahun 95, tepatnya pada sore hari di pelataran parkir suatu acara pesta eksklusif. Di sana ada sebuah mobil Volvo yang mogok tidak bisa di-starter. Ketika pengendara mobil itu kebingungan, datanglah seorang pria yang kemudian menyapanya dengan ramah. Selanjutnya, ia melakukan beberapa telepon, lalu mengatakan kepada pemilik mobil yang mogok ini agar bersabar sebentar. 

Hebatnya lagi, pria itu juga ikut menemani pemilik mobil yang belum dikenal sebelumnya, sampai akhirnya mobil service dari Volvo tiba. Setelah itu, barulah pria yang baik ini meninggalkan pemilik mobil setelah semuanya beres. Pria tersebut adalah Angky Camaro, bos Indomobil saat itu..!!


Status 1 : “Apabila perusahaan anda ingin benar-benar melayani pelanggan, maka mulailah dari pemimpinnya..!! Istilah kerennya, ‘top management commitment and examples’. Hal yang sama, juga dibutuhkan jika anda ingin menumbuhkan praktek manajemen dan kepemimpinan di perusahaan.”

Para pimpinan puncak Wal*Mart—peritel nomor satu dunia—konsisten melaksanakan nilai-nilai yang dianut perusahaan, sehingga toko mereka sanggup memberikan “everyday low price”. Faktanya, kantor mereka sangat sederhana, terbang pun dengan kelas ekonomi, atau mereka juga selalu mencatat hal-hal yang harus diperbaiki, dan seterusnya.

Status 2 : “Apabila perusahaan anda ingin benar-benar menerapkan suatu praktek tertentu, mulailah dari pemimpinnya. Jangan lupa ^.^ istilah kerennya; ‘Top management commitment and examples’.”

Direksi adalah salah satu penentu gerak perusahaan. Perilakunya boleh di bilang virus, yang selanjutnya menular ke seluruh organisasi. Bila terdapat perbedaan antara ucapan dengan perilaku, yakinlah bahwa organisasi akan mengikuti perilaku, bukan ucapan..!! Jadi, tidak ada gunanya sesumbar tentang “customer service”, jikalau direksi tidak bersedia melayani..!? Jangan pernah mengkampanyekan “team work” bila direksi hanya menghargai satu “anak mas” tertentu. Begitu seterusnya...

Dengan demikian, benarlah prinsip “lead by example” (memimpin dengan memberi contoh). Bahkan Jendral Collin Powel, dengan tegas mengatakan, bahwa; “Setting the examples are not one of the ways to lead, it is the only way..!!” (Memberi contoh bukanlah salah satu cara untuk memimpin, tetapi adalah satu-satunya cara..!!).

Setelah itu, barulah “talk the walk” (memberikan pengarahan). Sebab, hanya sosok demikian itu yang memiliki kredibilitas sekaligus dapat dipercaya. Selainnya, nggak janji deh... 

Selanjutnya kepada para direktur atau orang-orang penting pada suatu perusahaan, apakah anda adalah para pemimpin yang konsekuen dengan ucapan dan perbuatannya; sehingga dengan begitu, justru anda yang seharusnya bersusah payah mencari tempat parkir, karena lokasi parkir yang strategis, anda berikan kepada pelanggan—pasien—atau relasi yang datang berkunjung.

Apabila anda seorang muslim, maka camkanlah firman Allah ta’ala yang menegaskan; “Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan..!? Amat besar kebencian di sisi Allah, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (Qs. Ash-Shoff {61}:2-3).

Jikalau Allah subhanahu wa ta’ala MEMBENCI perbuatan anda, apakah lantas keberkahan-Nya ada bersama pekerjaan yang anda usahakan..!?

Wallahu tabaroka wa ta’ala a’lam.




L♥ve and Respect;
Buya Dive The Radioman
Whatsapp : 082122770121 – BB Pin 7D905AF0

Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook  
Halaman Buya Dive The Radioman 
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia  
Instagram @buyadive  

0 komentar:

Posting Komentar