ARTIKULASI
BASIC PENYIAR PROFESIONAL
Bagian 2 : Artikulasi
Wahai “orang radio” di Indonesia...
Artikulasi berkaitan dengan pengucapan vocal, konsonan dan diftong. Artikulasi harus jelas dan menyenangkan tanpa terlalu menarik perhatian.
Pertimbangkan lagi posisi pendengar dalam hubungan dengan orang yang ada didekat mirofon berjarak yang sangat dekat.
Pendengar dirumah juga sama dekatnya dengan yang berbicara didepan mikrofon, karena suara. Pendengar tidak mengharapkan suatu tingkat artikulasi yang terlalu tinggi dari penyiar, tetapi pendengar akan sangat cepat tanggap terhadap kecerobohan dan perbedaan pada penyiar yang tidak terlatih.
Devito, dalam buku “articculation and proununtion are similar in that they both refer to enunciation, the way in which we produce sounds and word. They differ, however, in a technical sense. Articulation refers to the movement the speech organs make as they modify and interrupt thai air stram you send from the lungs”.
(kejelasan ucapan dan perbendaharaan kata hampir sama, jika mengacu pada pengucapan, dimana menghasilkan suara dan kata kata, tetapi mereka berbeda. Bagaimanapun tekniknya, kejelasan pengucapan adalah perpindahan kata kata yang dibuat sebagai perubahan dan gangguan pada aliran udara yang dikirim dari paru-paru).
Artikulasi yang baik membutuhkan :
1. Suplai udara yang banyak.
2. Kerongkongan yang releks.
3. Penggunaan kepala, kerongkongan, dan resonator dada dalam proporsi yang tepat.
4. Gerakan bibir lidah dan rahang yang kuat dan cerdas.
Bersambung...
L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook
Halaman Buya Dive The Radioman
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia
Instagram @buyadive

0 komentar:
Posting Komentar