Jumat, 09 Oktober 2015

PENULISAN UNTUK SIARAN RADIO





BASIC PENYIAR PROFESIONAL
Bagian 10 : Penulisan Untuk Siaran Radio

Wahai “orang radio” di Indonesia...

Anda akan sukses dan berharga ketika memiliki ketrampilan menulis di penyiaran radio: “sukses ketika Anda dapat memperhatikan bahwa naskah yang Anda tulis bisa diudarakan dan memiliki pengaruh terhadap hasil dari karya Anda itu”.

Menulis untuk penyiaran radio akan mencerminkan bahwa Anda tengah menceritakan: kisah, cerita, dongeng artikel atau berita pada seseorang. Anda harus menulis jelas, singkat dan tidak membosankan. Kata-kata Anda harus seperti kata-kata kehidupan sehari-hari, tetapi Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan bahasa informal yang cocok, tepat, dan sesuai dengan pendengar anda. Ingat, Anda menulis untuk telinga bukan untuk mata. Anda harus menulis sebagaimana Anda bertutur.

Manusia cenderung berkomunikasi dengar pendengaran dan pengelihatan, tetapi dipenyiaran radio hanya bisa dilakukan melalui suara. Kendala inilah yang perlu dimengerti untuk menulis dipenyiaran radio, serta bagaimana mengoptimalkan kata dan kalimat agar pendengar dapat menangkap setiap pesan yang dikomunikasikan. Selain itu, menulis dipenyiaran radio langkah paling awal dan menjadi perhatian penting adalah bagaimana Anda menulis pendek dan tidak detail, karena apabila sangat detail biasanya akan membosankan.

Paul Harris dan Sim Harris dan bukunya “Local Radio Jurnalism” pada bab writing technique mengatakan, “don’t not this mistake of trying to tell the whole story in the first line as newspaper. It dose not work in radio. Keep is short ., keep it simple., keep it punchy. Then lead the listener through the story step-by step and thought, with each paragraph elaborating on the previous one. Try writing one long sentence followed by a short one, as this help increase the pace.”

(jangan membuat kesalahan untuk mencoba mengatakan seluruh cerita seperti pada halaman gaya surat kabar. Itu tidak berlaku di radio. Buatlah secara singkat, sederhana dan tepat sasaran. Kemudian, tuntunlah pendengar sepanjang cerita itu secara bertahap dan dari satu gagasan ke gagasan lain dimana tiap paragraph diuraikan dengan rinci menjadi satu kesatuan cerita yang utuh. Cobalah menulis suatu kalimat panjang diikuti oleh satu yang pendek, hal ini membantu langkah peningkatan” Sebelum di presentasikan pada sebuah penyiaran radio, sebaiknya dipahami pula proses pengiriman pesan yang efektif.)

Roger L. Warters dalam bukunya “Broadcast Writing –principles and practice” Menyebutkan “design the effective message” karya Donald wood, digambarkan sebagai lingkaran proses. Lingkaran itu dimulai dari “Indentification of need”, langkah pertama dimulai dari pengiriman pesan tersebut: Entertaintment Atau information/ kemudian determining Objective, langkah kedua yang harus formulasikan adalah tujuan yang Anda harapkan. Dan selanjutnya “design and writing” dimana ada enam langkah pada tahap ini seperti Precise topic, reseach, topic analysis, out lining, supporting material and writing.

Sebelum menulis, hendaknya selalu mengumpulkan data-data terlebih dahulu, mencari istilah-istilah yang berbeda untuk menjelaskan naskah Anda sesuai tujuan. Pastikan bahwa Anda mengumpulkan data dan melakukan analisis dengan pendekatan yang benar, melalui cara itu memberikan kesempatan yang baik bagi diri Anda untuk sukses dalam menulis naskah (copy writing).

Bersambung...



L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook  
Halaman Buya Dive The Radioman 
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia  
Instagram @buyadive 

0 komentar:

Posting Komentar