Jumat, 20 November 2015

PAHAMI TEKNIK KOMUNIKASI





KUNCI GAUL ADALAH KOMUNIKASI (Part. 1)


Wahai “orang radio” di Indonesia...

Tidak jarang kita harus menghadiri suatu pertemuan di mana tidak seorang pun kenalan hadir. Pernahkah Anda merasa bahwa inilah kesempatan terbaik untuk memperluas pergaulan? Apakah komunikasi sering menjadi kendala hingga Anda merasa tidak nyaman?

Berbicara dengan orang yang tidak kita kenal memang tak selalu menyenangkan. Apalagi bila ini dibandingkan dengan mengobrol dengan teman lama atau sahabat yang secara teratur berbagi cerita dengan kita.

Walau demikian, komunikasi bisa terasa mudah bila kita tahu tekniknya. Dengan latihan teratur, Anda akan menguasai tekniknya, dan kemudian menikmatinya.

Mendengar Ada Seninya

Berbicara dengan orang yang tidak suka menunggu sampai keterangan yang diberikan lawan bicara diungkapkan dengan tuntas memang menyebalkan. Terlebih, kalau ia langsung menebak apa kelanjutan cerita lawan bicara dan segera menimpali dengan pendapatnya. Apa akibat selanjutnya? Lawan bicara akan kurang menikmati pembicaraan semacam ini.

Pembicaraan yang mengasyikkan itu sebenarnya didasari rasa saling mengerti dan setiap orang sama-sama menikmatinya. Ini hanya bisa terjadi bila kedua pihak yang berbicara mempunyai kesempatan yang sama untuk mengungkapkan isi hati, pikiran, dan perasaannya. Untuk itu, kedua belah pihak pun harus bisa menjadi pendengar.

Tentunya, kebutuhan orang untuk mendengar dan didengar tidak sama. Ada yang lebih senang mendengar, dan ada juga yang lebih senang didengar. Namun, kenyataan yang sering kita hadapi, banyak sekali orang yang tidak sadar akan pentingnya keterampilan mendengar.

Dalam komunikasi, Anda sebenarnya tidak perlu mati-matian berkonsentrasi pada apa yang ingin Anda katakan. Lebih baik, usahakan untuk mendengar dan memahami apa yang dikatakan lawan bicara. Secara otomatis, tanggapan Anda akan keluar juga.

Perhatikan situasi saat Anda menjadi pendengar. Jangan berkonsentrasi pada hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan pembicaraan.

Apakah Anda Pendengar yang Baik?

YA atau TIDAK..!?

1. Saya selalu melakukan kontak mata.
2. Saya selalu mengajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi.
3. Saya selalu menunjukkan simpati dengan cara mengungkapkan perasaan saya.
4. Saya mengulang pernyataan orang lain untuk membuktikan bahwa saya mengerti.
5. Saya berusaha memahami pendapat orang lain sebelum mengungkapkan pendapat saya.
6. Saya tenang dan sanggup mengendalikan emosi saya bila berbicara.
7. Saya secara teratur mengangguk dan tersenyum.
8. Saya memusatkan perhatian dan tidak membiarkan pikiran saya melantur.
9. Saya bertanggung jawab terhadap apa yang saya dengar dan cerna.
10. Saya tidak mengubah topic pembicaraan sekonyong-konyong.

Bila Anda menjawab “ya” lebih dari 7 kali, Anda boleh bangga karena Anda pendengar yang baik.

Bersambung...




L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Instagram @buyadive

0 komentar:

Posting Komentar