Selasa, 13 Oktober 2015

KEBIASAAN BURUK PENYIAR RADIO





BASIC PENYIAR PROFESIONAL
Bagian 20 : Kebiasaan Buruk Penyiar Radio

Wahai “orang radio” di Indonesia...

Untuk menjadi penyiar radio, butuh latihan ekstra agar tidak mengucapkan kata yang salah atau yang tidak diinginkan. Secara teknis, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh penyiar radio. Nah, ini dia beberapa kesalahan yang umum terjadi dan dilakukan oleh penyiar.

Pertama, bicara secara monoton. Penyiar harus menjaga intonasi agar jangan sampai monoton. Intonasi yang monoton sangat bisa membuat pendengar menjadi bosan. Selain jangan monoton, penyiar juga harus jaga pitch atau nada dasar intonasi yang tetap. Jangan sampai terlalu berlika-liku karena akan memusingkan pendengar juga.

Kemudian, kesalahan lain adalah penyiar sering berbicara tidak pada ketukan dan beat lagu. Usahakan punya ritme bicara yang pas dengan ketukan yang diselaraskan dengan lagu-lagu yang diputar. 

Kesalahan selanjutnya adalah menyeret beberapa suku kata, sehingga terdengar terucap bersamaan dan pola nada yang berakhir pada akhir satu kalimat, jatuh pada nada yang sama secara terus menerus Ini juga dapat membuat pendengar bosan.

Pahamilah, bahwa suara bindeng atau suara lewat hidung, it’s a big no..!! Penyiar harus dapat mengeluarkan suara yang bulat dan jelas dari perut dan bukan dari hidung. Kemudian, posisi badan tidak tetap. Posisi badan dapat mempengaruhi suara sehingga penyiar penting untuk menjaga posisi badan mereka agar selalu tegap. 

Selanjutnya, penggunaan alat-alat mulut yang salah, misalnya : gagap, ditekan di tenggorokan, ngegrumung..!? Begitu pula artikulasi yang salah sehingga suku kata terakhir terbuang, akibatnya semisal kata ‘sudah’ terdengar ‘suda’; atau pengucapan huruf yang salah, sehingga semisal kata 'dengan' di baca 'dengen', dan lain sebagainya...

Bersambung...



L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook  
Halaman Buya Dive The Radioman 
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia  
Instagram @buyadive 

0 komentar:

Posting Komentar