MODAL PENYIAR RADIO (B)
BASIC PENYIAR PROFESIONAL
Bagian 15 : Modal Penyiar Radio (B)
Wahai “orang radio” di Indonesia...
Modal lain yang perlu dimiliki seorang penyiar radio :
06. Menguasai kosa kata :
Seorang jurnalis tutur harus mengikuti perkembangan perkosakataan. Menguasai kosa kata dengan baik, berarti acara atau program yang sedang kita presentasikan akan lebih menarik, dinamis dan tidak monoton. Penguasaan kosa kata juga termasuk menguasai kosa kata kontemporer dan kosa kata khusus yang hanya dikuasai oleh kalangan tertentu, seperti praktisi perbankan, pasar uang, pasar modal, seniman, politikus, militer, kedokteran, sampai kalangan anak muda (bahasa gaul).
Salah ucap atau salah sebut akan mempengaruhi kredibililitas kita di mata publik (pendengar atau pemirsa).
Salah ucap biasanya terjadi pada penyebutan istilah-istilah asing dari Bahasa inggris, Perancis, Jerman atau Bahasa Latin.
08. Hindari pengucapan, bunyi atau suara yang tidak perlu :
Contohnya: “e..e..e', 'ehm..ehm..', 'apa namanya', 'apa', dan 'ini'. Bisanya muncul pada saat wawancara dengan narasumber atau pendengar.
09. Spoken reading :
Seorang jurnalis tutur harus mampu menyampaikan suatu teks kaliamat, baik itu lead berita, informasi dari pendengar, lead wawancara atau berita yang dikutip dari media lain tidak seperti membaca, tetapi seperti bertutur sapa secara natural dengan pendengar atau pemirsa.
10. Menguasai pemilihan kata (diksi) :
Seorang jurnalis tutur harus mampu memilih dan memilah kata-kata mana yang tepat digunakan sesuai dengan konteks dan situasi dan mana yang tidak boleh digunakan. Kita harus mengerti dan mengetahui mana bahasa yang standar atau baku dan mana yang tabu atau tidak.
Bersambung...
L♥ve and Respect;
Follow Buya Dive The Radioman :
Buya Dive Blogspot
Dive Perdana Facebook
Halaman Buya Dive The Radioman
Halaman Kebangkitan Siaran Radio di Indonesia
Instagram @buyadive

0 komentar:
Posting Komentar